Terkadang, urusan mendesak memaksa anak untuk ikut terbang ke tempat tertentu. Keperluan untuknya pun harus disiapkan.

Ingin membawa anak bepergian dengan pesawat? Sebelumnya, kamu perlu memperhatikan dulu syaratnya, ya! Kamu bisa simak syaratnya di artikel ini.

Persyaratan Terbaru Usia Anak Naik Pesawat Terbang

Garuda Indonesia

Jika anak ingin menggunakan maskapai ini, ada beberapa hal yang perlu dipenuhi. Syarat untuk bisa menggunakan maskapai ini adalah sebagai berikut.

Advertisement
  1. Anak harus berusia di atas 12 tahun.
  2. Mengisi formulir eHAC (Electronic Health Alert Card)
  3. Telah memasang aplikasi PeduliLindungi di perangkat seluler.
  4. Kartu vaksinasi COVID 19, setidaknya dosis pertama.
  5. Hasil negatif tes COVID 19 dari tes PCR, berlaku untuk 2 x 24 jam setelah sampel diambil.
  6. Jika calon penumpang telah mendapat dosis vaksin lengkap, bisa menggunakan hasil tes rapid antigen, masa berlakunya 1 x 24 jam.
  7. Untuk penerbangan ke luar pulau Jawa maupun Bali, maka tes rapid antigen tidak berlaku.

Citilink

Jika anak hendak bepergian dengan maskapai Citilink, beberapa hal perlu diperhatikan. Syarat untuk dapat terbang dengan maskapai Citilink adalah sebagai berikut.

  1. Anak berusia lebih dari 12 tahun.
  2. Mengisi formulir eHAC (Electronic Health Alert Card)
  3. Sudah memiliki aplikasi PeduliLindungi pada ponsel masing-masing.
  4. Kartu vaksinasi COVID 19 dosis pertama serta hasil negatif tes PCR, berlaku 2 x 24 jam.
  5. Jika anak telah mendapat dosis lengkap, bisa menggunakan hasil negatif tes rapid antigen, berlaku 1 x 24 jam.
  6. Penerbangan ke luar pulau Jawa dan Bali, tidak berlaku hasil rapid antigen.
Advertisement

Air Asia

Saat hendak menggunakan maskapai ini, anak harus memenuhi persyaratan. Hal yang perlu dipenuhi sebagai berikut.

  1. Usia anak harus lebih dari 12 tahun.
  2. Mengisi Electronic Health Alert Card atau eHAC.
  3. Telah memasang aplikasi PeduliLindungi di ponsel
  4. Bagi yang telah mendapat dosis vaksin lengkap, bisa menunjukkan hasil negatif tes PCR (berlaku 2 x 24 jam) maupun rapid antigen (berlaku 1 x 24 jam).
  5. Bagi yang baru menerima dosis pertama, perlu menunjukkan hasil negatif tes PCR yang berlaku dalam 2 x 24 jam.
  6. Jika perjalanan dilakukan dari atau ke pulau Jawa dan Bali, tes antigen tidak berlaku.
  7. Jika perjalanan dilakukan di area PPKM level 1 dan 2, dapat menggunakan hasil tes PCR maupun rapid.
Advertisement

Lion Air

Saat ingin menggunakan maskapai ini, kamu maupun anak-anak perlu memperhatikan beberapa hal. Syarat untuk dapat terbang dengan maskapai ini adalah sebagai berikut.

  1. Anak harus berusia lebih dari 12 tahun.
  2. Penumpang antar bandara Jawa dan Bali perlu menunjukkan dosis lengkap vaksin COVID 19 dengan hasil tes rapid antigen negatif (berlaku 24 jam)
  3. Jika penumpang baru mendapat dosis pertama, maka perlu menunjukkan hasil negatif tes PCR (berlaku 2 x 24 jam)
  4. Calon penumpang dari dan ke Papua juga perlu membawa SIKM.
  5. Penumpang Bandara Wamena dari dalam Papua harus membawa hasil tes PCR 5 x 24 jam, bukti vaksin dosis pertama, dan SIKM.

Itulah syarat yang harus dipenuhi agar anak bisa naik pesawat. Di masa sulit seperti sekarang, hanya anak di atas 12 tahun yang boleh bepergian dengan pesawat. Anak juga perlu melengkapi beberapa dokumen sebelum terbang.

Walaupun terkesan rumit, itu semua untuk keamanan dan keselamatan bersama. Kamu pasti ingin terbang dengan aman dan selamat, ya kan? Maka dari itu, yuk patuhi peraturan yang ada.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.