10 Tempat Wisata Halal di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

By | January 18, 2017

Saya sebetulnya agak malu mengakui jika saya diam-diam suka juga dengan Drama Korea. Apa pasal? Saya suka drakor dengan cerita yang lucu dan tidak berpanjang-panjang seperti sinetron di Indonesia. Itulah kenapa saya beberapa kali “menyempatkan” nonton Drama Korea.

Bukan asal Drama Korea yang saya tonton. Utamanya memang hanya Drama yang memiliki alur cerita yang menarik serta belum pernah ada koleksi film yang pernah saya tonton maupun cerita-cerita yang pernah saya baca.

Nah, gimana cara saya mendapatkan rekomendasi Drama Korea yang bagus?

Sederhana aja kok. Caranya adalah dengan googling dan ketik keyword drakor di Instagram. Contohnya nih, akun Instagramnya mbak Priadarsini yang suka update Drama Korea yang dia tonton wkwkwkwk… jujur saya jadi terbantu dengan review singkat mbak Pria eh mbak Dessy ini.

Dua dari lima film yang direkomendasikan itu saya tonton sampai habis. Nah, yang paling menarik adalah Cinderella and Four Knight yang juga memiliki scene-scene keindahan alam di Korea Selatan.

Menariknya lagi Korean Wave menurut catatan Korea Tourism Organization (KTO) seperti dilansir dari Kompas.com (18/1) menjadi salah satu penyebab keberhasilan Korea dalam mendatangkan turis dari Indonesia sehingga jumlah kunjungan meningkat 37.5 persen dari tahun sebelumnya.

Selain demam Drama Korea, kuliner khas dan oleh-oleh khas dari Korea berupa sample produk kecantikan pun menjadi salah satu souvenir yang menarik untuk dibawa pulang ke tanah air.

Nah, kira-kira apa saja ya tempat wisata halal yang wajib dikunjungi saat ke Korea Selatan? Berikut rangkumannya.

1 . Nami Island

Salah satu tempat favorit yang kerap dijadikan lokasi syuting Drama Korea adalah Nami Island. Pulau ini berada di sebelah Utara Kota Seoul. Inilah lokasi Syuting Film Korea paling legendaris di Indonesia, Winter Sonata.

Nami Island merupakan destinasi utama di Korea Selatan. Tempat ini masih sangat alami yang memiliki keunggulan dalam wisata alam yang masih sangat terjaga. Tak heran jika pulau ini kerap dijadikan sebagai lokasi syuting favorit Drama Korea.

Tempat ini juga yang awalnya mampu menarik turis asing karena penayangan Winter Sonata di berbagai negara termasuk salah satunya di Indonesia. Tak heran jika pada awal tahun 2000-an turis ke Pulau Nami ini meningkat tajam hingga menyentuh angka 3 juta kunjungan pada tahun 2014.

2 . Seoraksan National Park

Seoraksan adalah gunung tertinggi di gugusan pegunungan Tebak di Provinsi Gangwon sebelah Timur Korea Selatan. Perlu diketahui bahwa Seoraksan merupakan gunung ketiga tertinggi di Korea Selatan. Ketinggian puncak nya diperkirakan 1.708 mdpl.

Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat ke Seoraksan National Park adalah Patung Budha raksasa yang berada di puntu utama Seoraksan National Park.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Seoraksan National Park adalah pada saat musim gugur dimana warna dedaunan akan terlihat menguning dan sangat cantik.

Hanya cukup 15 menit saja berkendara ke pintu masuk Seoraksan National Park dari kota Sokcho.

3 . Gyeongbok Palace

Tak ubahnya seperti Dinasti China, Korea Selatan masih memiliki beberapa peninggalan bersejarah seperti Istana Gyeongbok yang terletak di sebelah Utara Seoul.

Istana yang menjadi tempat tinggal raja pada masa Dinasri Joseon ini sempat hancur pada masa perang. Namun kemudian dipugar kembali dan menjadi salah satu 5 istana terbesar di Korea Selatan.

Ornamen-ornamen Istana Gyeongbok ini sangat etnik dengan ciri khas bunya sakura yang sedang mekar. Bentuk arsitektur Istana Gyeongbok benar-benar dijaga keasliannya meskipun sudah melewati masa ratusan tahun.

4 . National Folk Museum

Menurut Lonely Planet, National Folk Museum tak ubahnya sebagai sebuah kisah perahu Nabi Nuh. Inilah salah satu museum yang menggambarkan sejarah kehidupan orang-orang Korea.

Museum ini memiliki tiga buah ruang pameran dengan koleksi sekitar 98.000 artefak kuno tentang sejarah kehidupan orang Korea. Bukan hanya itu saja, pedoman hidup serta siklus kehidupan orang-orang Korea bisa kamu ketahui melalui benda-benda peninggalan di National Folk Museum ini.

Inilah bukti bahwa orang Korea tidak melupakan identitas bangsanya. Museum sebagai tempat menjaga prasasti merupakan etalase kehidupan yang harus terus diingat dan dipelajari oleh generasi selanjutnya sehingga tidak melupakan akar sejarahnya.

5 .  Seoul Tower

Seoul Tower dibangun di atas Gunung Namsan yang memiliki ketinggain 243 mdpl. Ketinggian Seoul Tower dipirkirakan sekitar 236.7 meter.

Inilah menara pandang tertinggi di Korea Selatan, tempat yang paling tepat untuk menikmati pemandangan dari puncak ketinggian.

Seoul Tower memiliki beberapa faslitas wisata yang sangat lengkap mulai dari food court hingga cable car yang siap mengantar kamu. Hampir setiap tahun 8.4 juta pengunjung datang ke Seoul Tower untuk menyaksikan kota Seoul dari Puncak Ketinggian.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Seoul Tower adalah pada saat malam hari, karena kamu bisa menyaksikan kerlap kerlip kota megapolitan yang sangat indah dari ketinggian.

6 . Haeundae Beach

Pantai Haeundae merupakan pantai paling populer di Korea Selatan. Lokasinya berada di Busan. Kira-kira sekitar 60 menit perjalanan dari Bandara Internasional Gimhae.

Busan tak ubahnya seperti Makassar yang memiliki Pantai Losari. Inilah pantai Losarinya Busan, Pantai Haeundae. Hampir sepanjang tahun Pantai Haeundae memiliki banyak kegiatn dan festival.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Haeundae adalah pada bulan Juli hingga Augustus saat musim panas. Pada high season, Pantai Haeundae bisa dikunjungi ribuan orang terutama pada saat pergantian tahun baru. Warga Korea punya tradisi melihat matahari yang bersinar pertama kalinya pada awal Bulan Januari.

7 . Bulguksa Temple

Kuil Bulguksa ini terletak di lereng Gunung Toham, Selatan Provinsi Gyeongju, Korea Selatan.

Kuil ini menjadi sangat istimewa karena merupakan Cagar Budaya dan Sejarah nomor satu di Korea Selatan. Tak heran jika arsitekturnya masih terjaga hingga saat ini.

View this post on Instagram

#bulguksatemple #gyeongju #southkorea🇰🇷

A post shared by Kim Reybaud (@kim_rbd) on

Menurut beberapa catatan, Kuil ini merupakan kuil peninggalan zaman keemasan Buddha pada saat kerajaan Silla. Kuil ini dipercaya sudah dibangun sejak tahun 528 M.

Kuil ini memiliki beberapa peninggalan bersejarah yang sangat kuno karena usianya yang sudah melewati masa ratusan tahun. Tak heran jika kuil bersejarah ini merupakan salah satu kebanggawan umat Buddha di Korea Selatan.

8 . Jayu Park

Saat sakura mekar, wisatawan Asia tidak hanya memusatkan perhatiannya pada negeri Sakura, Jepang, melainkan juga pada Negeri Gingseng ini.

Sebelum bernama Jayu Pak, taman sakuran ini pernah memiliki nama Manguk Pak dan kemudian Seo Park saat masa penjajahan Jepang. Kemudian berganti nama menjadi Jayu Park pada tahun 1957 sebagai simbol kemerdekaan.

Jayu Park berada di  kota metropilis Incheon, tak ayal pada saat sakura bersemi, taman ini akan selalu penuh dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. Apalagi jaraknya hanya sekitar 500 meter dari Incheon China Town.

Waktu paling tepat untuk mengunjungi Jayu Park sekitar bulan April saat Sakura sedang mekar. Jayu Park juga sangat bagus untuk kegiatan olahraga pagi sambil menikmati segarnya udara, damainya pepohonan dengan musik alami, suara burung yang bersahutan.

9 . Ulleungdo

Ulleungdo yang juga dikenal dengan nama Dagelet Island atau Argonaout Island merupakan destinasi anti mainstream di Korea Selatan.

Salah satu atraksi wisatawan yang paling menarik adalah memancing disaat musim panas. Pada saat itu, warga berbondong-bondong memancing cumi-cumi.

Pemandangan Ulleungdo juga tak kalah menarik seperti batu karang yang tinggi di tepian pantai yang mengingatkan pada pantai-pantia di Bali hingga ke pesisir Lombok.

10 . Jeonju

Jeonju berarti daerah yang sempurna. Jeonju menjadi pusat wisata mulai dari aneka wisata kuliner, bangunan bersejarah hingga deretan festival yang siap menawarkan pesona bagi wisatawan yang mengunjunginya.

Luasnya hanya sekitar 206 km persegi, hanya sepertiga dari DKI Jakarta. Kota Kecil ini tak ubahnya seperti Yogyakarta di Indonesia. Memiliki banyak wisata sejarah dengan festival yang semarak hampir sepanjang tahun.

Disinilah tempat yang paling tepat untuk merasakan kuliner khas korea bibimbap. Waktu terbaik untuk mengunjungi Jeonju adalah pada akhir bulan April hingga bulan Mei. Akan ada Jeoju International Film Festival yang dihelat setiap tahunnya.

50 thoughts on “10 Tempat Wisata Halal di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

  1. Amalia

    waaaah keren mau banget ke gyeongbuk palace! ke seoul tower juga~denger denger love padlocks disana udah dibersihin ya?

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      mungkin juga, padlocknya klo dibersihin bs merusak hubungan ribuan pasangan wkwkwkwkw

  2. Travedisi

    itu Nami Island keren bnget bg, kepengen kesana jadinya, btw makanan yg abg suka di sna apa ya bg hehehe? soalnya setau saya disana makananya aneh” dan buat lidah kita orang indo pasti bakal kangen masakan indo
    btw makasih bg infonya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.