Cafe Madtari, Pelopor Warmindo di Bandung

By | January 14, 2019

Jauh sebelum ada warunk Upnormal, saya sudah mengenal Cafe Madtari Bandung. Malahan istri saya sudah mengenal lebih awal. Saat itu masih warung ini masih berlokasi di dekat Bank BCA Dago.

Nah, sekarang Cafe Madtari ini sudah lama pindah ke tempat yang lebih permanen. Lokasinya berada di Jalan Ranggagading, Taman Sari. Kalau dari Super Indo Dago sih cuma tinggal jalan kaki aja nyebrang ke arah UNISBA.

Cafe Madtari, Warmindo Legendaris di Kota Bandung

Sayangnya Cafe Madtari ini sekarang seperti ditinggalkan pelanggan. Apalagi sudah cukup masif beberapa cafe modern yang sama-sama menyediakan Indomie dan Roti Bakar. Bahkan Menunya pun lebih kreatif dan inovatif, soal harga pun sebelas dua belas dengan Cafe Madtari.

Ya, jujur aja kalau disuruh memilih pasti rata-rata ingin mendapatkan suasana modern dengan konsep industrial. Tempatnya nyaman dari asap rokok karena ruangannya dibedakan.

cafe madtari bandung

Tapi, bagi sebagian warga Bandung, tentu tetap saja keberadaan Cafe Madtari ini agak sulit untuk terpisahkan. Di saat sepi jelang Tahun Baru 2019 kemarin saja, Cafe Madtari ini masih cukup ramai dikunjungi. Meski tak terlalu ramai seperti kunjungan saya beberapa tahun sebelumnya.

Dari Cafe inilah saya mengenal roti bakar keju susu dengan keju yang melimpah. Belakangan justru ide dan konsep Warmindo Cafe Madtari ini disontek banyak Warmindo dan Cafe lain dengan cara yang lebih kreatif.

Apapun alasannya, Cafe Madtari sepertinya sudah harus berinovasi jika tidak mau ditinggalkan pelanggan. Menunya juga wajib ada perubahan minimal ya setiap enam bulan sekali mengeluarkan menu baru dengan sedikit ubahan tanpa mengurangi selera pasar.

Tentu saya berharap Cafe Madtari Bandung ini tidak jalan di tempat saja. Meskipun ada menu baru seperti nasi goreng dan bakso, tapi soal tampilan jauh lebih keren Warung Upnormal.

Jujur, Warung Upnormal seperti antitesis dari Cafe Warmindo. Dunia sekarang berubah makin pesat, jangan sampai Cafe Warmindo seperti Cafe Madtari ini akhirnya gulung tikar juga karena terlambat mengantisipasi keinginan dan kebutuhan pasar.

42 thoughts on “Cafe Madtari, Pelopor Warmindo di Bandung

    1. Dzulfikar Post author

      Bener bang, makanya persaingan di bidang usaha kuliner itu keras juga, butuh kreativitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.