Kenapa Museum Tanah Bogor Disebut yang Terbaik di Asia?

By | December 16, 2018

Selamat page gaes hahaha,,, udah ala Youtuber belum nih? Jadi, beberapa waktu lalu saya diundang untuk berkunjung ke Museum Tanah Bogor.

Tempatnya di mana? Alamat Museum Tanah Bogor ini gak jauh kok dari Istana Bogor. Jadi, kalau dari Stasiun Bogor udah deket banget. Tinggal naik angkot sekali atau bisa juga naik ojol.

Museum Tanah Bogor 

Museum yang punya koleksi tanah dari berbagai kabupaten ini berada di bawah pengelolaan Pustaka Kementarian Pertanian.

Apa sih yang menarik di sini?

Banyak dong…

Kalau saya sih gak begitu paham ya dengan pertanahan. Tanah udah mahal soalnya hahahaha. 

Yang jelas, Museum Tanah Bogor ini adalah Museum dengan Koleksi Tanah terbaik di Asia. Bayangin gaes, se-Asia lho ada di Bogor. Iya kota hujan yang macet gara-gara seribu angkot.

Alasannya ternyata sederhana. Tanah itu kalau kata Ir. Kusumo Nugroho MS, Peneliti Tanah Balitbangtan Kementerian Pertanian, punya 12 Ordo.  

Nah, Museum Tanah Bogor ini punya koleksi sampai 10 Ordo tanah di dunia. Dua yang gak ada itu cuma tanah di gurun dan tanah di kutub. Ya karena emang gak ada kan di Indonesia.

Di museum ini juga punya 83 monolit. Apa sih monolit itu? Semacam sample tanah gitu gaes yang diambil sedalam 1,5 meter dari permukaan tanah hingga ke bagian dalam.

Jadi, penampakan lapisan tanahnya itu bisa kelihatan banget lewat monolit. Sebetulnya bukan cuma 83 koleksi aja sih, masih ada beberapa yang belum bisa dipasang karena prosesnya butuh waktu yang cukup panjang.

Terungkap juga kalau biaya untuk membuat satu cetakan monolit itu mahal banget gaes. 

Koordinator Pelaksana Museum Tanah Bogor, Bapak Bambang Winarko bilang kalau satu monolit itu kira-kira butuh biaya Rp 20 jutaan. Kurang lebih segitu ya gaes. 

Bambang Winarko, Koordinator Pelaksana Museum Tanah Bogor

Kenapa sih mahal banget?

Ya, soalnya kan ada survei, riset dan butuh ongkos juga buat para peneliti mendatangi sebuah tempat sampai bisa mengambil sampel monolitnya. 

Jadi, udah terjawab ya kenapa Museum Tanah Bogor disebut museum dengan koleksi tanah yang terbaik di Asia.

Apa sih pentingnya datang ke Museum?

Ini pertanyaan mendasar yang juga ada di benak saya sebelum datang ke sini. Tanah kan banyak terus kenapa harus ada museumnya segala sih?

Jadi, ternyata tanah itu penting buat kehidupan manusia. Hampir 90 persen makanan berasal dari tanah. Sedangkan sekarang tanah itu sendiri terancam keberadaannya karena pembangunan.

Ngerasain gak sih kalau sawah, kebun dan lahan kosong sekarang makin berkurang?

Pengunjung melihat contoh tanah gambut di Museum Tanah Bogor

Itulah gaes, kenapa Museum ini begitu penting bukan buat generasi kita aja, tapi juga untuk anak cucu kita.

Penelitian tentang tanah ini kalau dirunut ternyata sudah dimulai sejak zaman penjajahan kolonial Belanda.

Nah, ini yang harus kita tiru sebetulnya. Belanda itu kalau mau bangun jalan atau bangunan, harus ada riset tentang kondisi tanahnya dulu.

Dari riset itulah kita jadi tahu kenapa Belanda itu oke banget bangun infrastruktur seperti jalur kereta api, jalan raya sampai dengan bangunan-banguna tua yang punya usia panjang.

Jadi, penelitian tanah ini bukan soal remeh temeh ya gaes. Tanah itu jadi fondasi buat bangunan.

Termasuk penelitian tentang likuifaksi yang terjadi di Palu Koro bisa jadi pelajaran berharga buat kita mengapa tanah itu amat berharga.

Bagunan Museum Tanah ini juga menjadi warisan budaya. Bentuk bangunannya masih asli dan bisa dipakai buat foto-foto instagramable lho gaes hehehe.

Sampai sekarang harga tiket masuk Museum Tanah Bogor masih gratis kok. Bahkan sekitar Maret 2019 nanti bakal nambah nih, di bagian belakang Museum Tanah ini akan diresmikan Museum Pertanian.

So, buat yang belum punya rencana liburan bareng keluarga, tempat wisata baru di Bogor ini bisa dikunjungi saat liburan. Tempat yang sangat edukatif buat anak-anak mengenal ekosistem tanah.

Pssttt,,, di sini juga ada koleksi Kupu-Kupu dari Papua sampai Maros lho…

6 thoughts on “Kenapa Museum Tanah Bogor Disebut yang Terbaik di Asia?

  1. Monica Anggen

    Seru ya bisa main ke museum tanah Bogor. Jadi tahu ternyata tanah itu banyak jenisnya, bahkan bisa tahu tumbuhan apa aja yang bisa tumbuh di tanah gambut. Keren banget ini mah. Kapan-kapan mau main lagi ke Museum Tanah ah.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *