Gimana Cara Naik KRL atau Commuter Line untuk Pemula?

By | January 25, 2020

Commuter Line atau Kereta Listrik adalah transportasi yang tidak terpisahkan dari kaum urban dengan asalan murah dan anti macet. Sempat keder juga sih waktu belum tahu cara naik KRL pertama kalinya.

Advertisement

Bahkan pada zaman jahiliah dulu, saya pernah nekat naik KRL ke Bogor tanpa membayar tiket hahaha. Sudah jamak kalau saat itu banyak penumpang gelap sampai naik ke atap kereta.

Makanya, sampai saat ini orang yang paling berjasa melakukan revolusi dalam tubuh BUMN ini adalah Ignasius Jonan. Pak Jonan di era kepemimpinan Jokowi saat ini menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Nah, video berikut ini sebetulnya panduan singkat aja untuk teman-teman di daerah yang memang belum pernah mencoba naik KRL. Saran saya sih lebih baik menyiapkan alat pembayaran non tunai seperti Flazz yang saya gunakan.

Selain Flazz kamu juga bisa menggunakan kartu terbitan bank lain seperti E-money, Brizzi dan lain-lain.

Cara Naik KRL untuk Pemula dengan Mudah

Panduan sederhana ini memberikan gambaran secara umum tentang prosedur serta aturan terkini bagi penumpang KRL.

1. Siapkan Uang untuk membeli tiket

Ongkos KRL ditentukan berdasarkan jarak stasiun. Makin jauh jarak yang ditempuh, makin besar pula ongkos atau tarif yang harus disiapkan. Jika kamu menggunakan kartu non tunai, tidak memerlukan deposit. Namun, jika membeli kartu langganan harian, siapkan deposit sebesar Rp10.000.

Tarif resmi Commuter Line Indonesia untuk 20 kilometer pertama hanya Rp3.000 saja. Murah sekali bukan?

Kartu non tunai yang bisa digunakan seperti kartu Flazz, E-money, Brizzi dan kartu non tunai lain yang telah bekerja sama dengan PT Commuterline Indonesia. 

Satu kartu hanya berlaku untuk satu orang saja. Jadi, tidak bisa digunakan lebih dari satu orang. Berbeda dengan naik Bus Transjakarta yang bisa menggunakan satu kartu untuk penumpang lebih dari satu orang.

2. Membeli Tiket di Loket

Jika tidak menggunakan kartu non tunai. Pergilah ke loket yang tersedia atau ke mesin pembelian tiket secara otomatis. Informasikan stasiun tujuan, petugas akan memberitahukan ongkos yang harus dibayar. Kemudian bayar tiket sesuai dengan tarif. Ambil kartu dan simpan dengan benar, jangan sampai hilang.

Advertisement

Bagi pengguna kartu non tunai, jika baru pertama kali menggunakannya, pastikan untuk melakukan aktivasi terlebih dahulu. Caranya tinggal ditempelkan saja di mesin pengecekan saldo. Biasanya terletak di dinding dekat loket. Jika tidak tahu, silakan tanyakan kepada petugas. Setelah aktif, kartu non tunai baru bisa digunakan.

3. Masuk ke Peron dan Menunggu Commuter Line sesuai Jurusan

Setelah memiliki tiket, kemudian masuk melalui gate atau pintu yang disediakan dengan cara tap kartu yang sudah dimiliki. Pintu akan terbuka jika lampu menyala berwarna hijau.

Jika pintu tidak terbuka, mintalah bantuan kepada petugas. 

Setelah masuk, tunggu di peron sesuai dengan tujuan. Untuk stasiun transit biasanya jumlah peronnya lebih dari dua. Jadi, pastikan kamu menunggu di peron yang benar sesuai dengan tujuan. Setiap peron ada keterangannya kok tentang arah dan tujuannya.

Ada beberapa kiat penting jika kamu berangkat pada jam sibuk menggunakan commuterline

4. Naik ke Commuter Line

Tunggulah commuterline di belakang garis kuning demi keamanan. Setelah commuter line tiba, berikan jalan bagi penumpang yang keluar dari commuter line terlebih dahulu, barulah kita bisa masuk ke dalam commuterline. 

5. Turunlah di Stasiun Tujuan

Setelah tiba di stasiun tujuan, turunlah dengan hati-hati. Perhatikan langkah kamu karena ada jarak antara pintu commuterline dengan batas peron.

Setelah itu, kamu bisa keluar melalui gate atau pintu otomatis dengan tap kartu yang dimiliki baik kartu berbayar harian maupun kartu non tunai.

Advertisement

Bagi yang membeli kartu berbayar harian bisa melakukan refund jika memang tidak akan menggunakan commuterline pada hari yang sama. Sebaliknya, jika masih menggunakan commuterline untuk kepulangan, sebaiknya disimpan dan dapat dipergunakan kembali dengan mengisi ulang saldonya untuk tiket pulang. 

Nah itulah cara naik krl untuk pemula. Jika masih bingung, bisa menonton video di bawah ini ya. Atau jika ada pertanyaan, silakan tinggalkan di kolom komentar. 

Tips Naik KRL untuk Pemula

Kiat naik KRL atau Commuterline untuk pemula agar lebih aman dan nyaman selama dalam perjalanan. Berikut adalah beberapa tipsnya yang bisa kamu simak:

  1. Perhatikan barang-barang karena selalu ada copet mengintai
  2. Siapkan saldo non tunai di atas Rp 20 ribu
  3. Untuk pembelian tiket di beberapa stasiun sudah menggunakan vending machine dengan nominal uang maksimal Rp 20 ribu
  4. Jika membawa tas, kenakan di bagian depan agar lebih mudah terawasi
  5. Jika hanya untuk tamasya atau rekreasi hindari naik KRL / Commuter Line pada jam berangkat kerja atau pulang kerja
  6. Gunakan aplikasi Trafi untuk mengetahui jalur atau menunjukkan tujuan dengan mudah lewat aplikasi di smartphone
  7. Tidak diperkenankan makan atau minum selama di dalam kereta meskipun masih banyak yang duduk dengan aturan ini
  8. Jangan duduk di kursi prioritas jika bukan haknya
  9. Pahami stasiun transit. Misalnya jika dari Serpong mau ke Sudirman, berarti harus transit di Tanah Abang kemudian pindah peron.
  10. Jika ingin memesan ojek atau taksi online jangan langsung naik dari pintu keluar stasiun tapi berjalanlah agak jauh sekitar 100 sampai dengan 200 meter untuk menghindari konflik dengan ojek pangkalan

Beberapa hal yang perlu diketahui tentang aturan terkini bagi penumpang KRL

  • Gunakan aplikasi KRL Access untuk mendapatkan informasi tentang posisi KRL, rute dan jadwal keberangkatan, tarif serta informasi seputar KRL saat tidak beroperasi dengan berbagai sebab.
  • Aplikasi lain yang bisa digunakan seperti aplikasi TRAFI untuk mengetahui integrasi angkutan umum lain dengan KRL seperti Transjakarta, Bus umum, hingga Mikrolet di Jakarta. Aplikasi ini bahkan lebih akurat dibandingkan dengan Google Maps sekalipun.
  • Untuk mengetahui gangguan KRL dengan cepat bisa mengikuti akun twitter official Commuter Line. Lewat akun ini terbilang paling cepat dalam memberikan update atau informasi seputar KRL bahkan kita juga bisa melayangkan komplain.
  • Setiap penumpang KRL dibolehkan membawa dua koper dengan ukuran kabin 18, 19 dan 20 inci. Sehingga tetap memberikan ruang kepada penumpang lainnya.

Jadi, itulah beberapa update dan aturan terkini tentang Commuter Line atau Kereta Rel Listrik yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi warga JABODETABEK dengan harga yang super murah untuk mencapai tujuan dengan jarak paling jauh sekalipun di ibukota Jakarta.

Meskipun saat ini sudah ada MRT, tetapi masih banyak masyarakat yang tetap memilih menggunakan KRL dengan alasan lebih murah, terjangkau, dan dekat dengan tempat kerja.

Pada akhirnya memang penumpang menjadi tersegmentasi antara penumpang KRL, MRT dan juga LRT yang akan segera hadir di Jakarta.

Aturan lain yang juga akan ditetapkan secara tegas adalah larangan merokok di seluruh stasiun bahkan di dalam KRL. Petugas tidak akan segan-segan menggelandang siapapun yang diketahui merokok di area stasiun ataupun di dalam gerbong kereta.

Petugas bahkan akan menurunkan penumpang yang ketahuan merokok di stasiun selanjutnya dan tidak akan mendapatkan penggantian tiket.

48 thoughts on “Gimana Cara Naik KRL atau Commuter Line untuk Pemula?

  1. hasto

    Pertama kali mau naik krl kalo dr tanah abang ke pasar senen bisa gak bang

    Reply
  2. Ahmad Luthfi

    Permisi ka mw nanya..sy prtma kli mw naik krl..klo dri st. Psr snen mw ke lbk blus pke krl bsa?

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Gak bisa, mending pake Transjakarta aja, ada jurusan Pasar Senen ke Lebak Bulus om

  3. danu

    Bang saya mau pake krl pertama kali,kalo dari stasiun jayakarta langsung ke stasiun cibitung bisa gx bang,

    Reply
  4. Dyazz

    Belum pernah naik KRL, rencana Sabtu ini mau ke Jakarta. Bang tanya dong. Kalau mau ke JCC naik KRL dari Bogor gimana yaa? Terima kasih.

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Klo mau ke JCC langsung paling deket dari Bogor itu turun di Cawang nanti lanjut lagi pakai transjakarta ke JCC. Bisa juga turun di Palmerah tapi agak ribet karena harus transit di tanah abang dan ganti kereta yang ke arah rangkas atau serpong.

  5. Ross

    Saya dari tanggerang tanah tinggi,kalo mau ke bogor taman topi,naik darai mana dlu ya,terus berapa kali naik kereta biasanya mohon info nya…maksih

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Bisa naik dari tanah tinggi atau batu ceper ke stasiun Duri, nanti dari Duri ke arah Bogor. Nah, turun di Bogor itu udah deket kok Taman Topi dari stasiun tinggal jalan kaki.

  6. Abdul

    kalai saya pakai flazz / emoney lain dan mau di isi saldo di loket KRL bisa tidak ya?

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      bisa, tp klo pakai mesin tidak bisa. jadi hanya di beberapa loket tertentu saja. klo loket stasiun besar sudah dilayani oleh mesin tiket. Jadi prepare aja ya isi saldonya sebelum ke stasiun KRL.

  7. Nina

    Akhirnya ada juga panduan untuk yang belum pernah naik krl/pemula 😄, ada rencana mau coba naik krl soalnya
    Trimakasih

    Reply
  8. Reyne Raea

    Ini bermanfaat banget!
    Secara, saya juga belum pernah naik KRL, dan kalau besok-besok naik KRL, kayaknya saya bakal ngehek juga, wajib baca petunjuk gini, biar nggak katrok-katrok banget 🙂

    Reply
  9. Ade syaeful

    Bang kalo mau ke bogor dari pasar senen..bayar pake uang tunai bisa ga..

    Reply
  10. Santi

    Bang maaf, kalau mau ke depok dari kedoya gimana caranya.
    Saya baru di jakarta.

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Klo dari kedoya langsung aja ke Stasiun Tanah Abang, dari situ nanti ada jurusan ke Bogor langsung lewat Depok.

  11. Zulfikar

    Bang, tiket krl-nya itu langsung beli di stasiunnya atau pesan dulu kayak tiket kreta api?

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      klo naik krl bisa beli langsung di loket atau mesin penjual otomatis

  12. Febry

    Ka gmn cara naik kereta dari stasiun tanjung barat ke stasiun serpong .

    Reply
    1. Febry

      Ka gmn cara naik kereta dari stasiun tanjung barat ke stasiun serpong .

    2. Febry

      Ka gmna cara nya naik kereta dari tanjung barat ke stasiun serpong ??

    3. Febry

      Ka gmna cara naik kereta dari stasiun tanjung barat ke stasiun serpong ??

    4. Febry

      Ka gmna cara naik kereta dari stasiun tanjung barat ke stasiun serpong .

    5. Dzulfikar Post author

      ke tanah abang dl, lalu di tanah abang pindah peron ke arah yang ke Serpong

  13. Hanii

    Kalo dari cibubur jaktim ke meruya selatan rutenya gimana ya kak

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Meruyanya di mana? Klo dr Cibubur hr ke UI dl. Dr UI ke Tanah Abang. Nanti lanjut transjakarta/angkot/ojol ke Meruya.

  14. Lia Nur

    Kalo dari bogor mau ke juanda itu rutenya gimana kak? Terima kasih.

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Gampang klo mau ke Juanda, jurusan Bogor-Kota. Turun di Juanda.

  15. Rani Nur Kartika

    Hallo mas, thanks you untuk artikelnya berguna banget untuk saya yang kebetulan besok ada training dijakarta. Mohon infonya dong mas, kalau mau ke arah menara rajawali mega kuningan, naik kereta dari bogor baiknya turun distatsiun mana yaah? Thanks a lot

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Turun di stasiun tebet, lalu bisa lanjut pake ojek online atau Transjakarta.

  16. Vin

    Halo mas, kalau naik dari stasiun Serpong mau ke stasiun UI bisa ga ya? Mohon infonya kalau tahu, makasih..

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Bisa, dari Stasiun Serpong ke Stasiun Tanah Abang dulu. Setelah transit di stasiun Tanah Abang, lalu ganti KRL yang ke jurusan Bogor, nanti bisa turun di Stasiun UI.

  17. Mohd suhaimi

    Assalamualaikum kalau Saya Naik kereta dri bandara. Di stasiun Mana sya perlu tukar utk kereta ke bogor.

    2. Boleh Saya tahu Bila waktu puncak, orang pulang kerja dri Jakarta ke bogor

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      Turun di stasiun Sudirman Baru pak. Baru setelah itu pindah ke Stasiun Sudirman lanjut menggunakan KRL ke Bogor. Jam pulang kerja biasanya sudah mulai padat pukul 16.00 pak. Semoga membantu ya.

  18. Andri setiawan

    Kalau naik KRL pake kartu e-money nanti bayar tiketnya dimana bank..
    terus kita bisa naik keretanya yang mana z kan tidak tergantung pada jam keberangkatan..?
    trims

    Reply
  19. nurri

    Tambahan Kak,
    Kalau naik KRL, tas ransel yang kita bwa harus di kedepanin,.
    Banyak orang yang bikin gak nyaman grgrg ras ransel deh hahah

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      klo naik kereta harus cetak boarding pass, klo naik krl asal ada kartunya aja bisa tinggal tap masuk lewati gate.

  20. Damar Aisyah

    Kayaknya hal biasa ya, Bang, tapi banyak lo yang belum tahu cara ber-KRL. Dan mereka yang belum terbiasa ini suka takut duluan sebelum mencoba. Good idea untuk penulisan artikel ini.

    Reply
    1. Dzulfikar Post author

      iya mbak Damar, ini iseng aja bikin artikel gini karena udah bikin videonya juga haha sebagai pengantar aja sebelum nonton videonya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.