Kaki-kaki adalah salah satu permasalahan yang cukup utama saat memiliki kendaraan kecil seperti Suzuki Karimun Kotak. Masalah ini sebenarnya tidak terlalu berat tapi memang menjadi hal yang paling sering ditemui.

Dulu, awal memiliki Karimun Kotak sekitar Juni 2020. Salah satu permasalahan di kaki-kaki adalah bunyi klutukan saat melewati gundukan kecil mirip polisi tidur atau selokan kecil yang tetap bisa dilewati.

Advertisement

Dari referensi Karimun Kotak Solutions, jika terjadi klutukan ada banyak penyebab. Beberapa yang perlu diperiksa seperti:

  1. tie rod/ rod end
  2. long tie rod/ rack end
  3. ball joint/lower arm
  4. bearing roda
  5. karet support shock absorber
  6. bushing rack/bushing kiri/blimbing
  7. plunger rack
  8. karet-karet stabilizer

Historis perbaikan kaki kaki di bengkel sebelumnya yang saya lakukan adalah mengganti rack steer, karet support shock absorber, rack end, dan karet-karet stabilizer. Anehnya gejala klutukan masih terjadi.

Nah, karena penasaran dengan masalah kaki-kaki Karimun Kotak tersebut. Saya mencari beberapa referensi bengkel spesialis kaki-kaki.

Kebetulan di Pamulang ada rekomendasi ke Uban Jaya di daerah Maruga, Pamulang Dua. Di bengkel inilah klutukan sudah hilang. Penyebabnya karena settingan baut-batunya kurang kencang sehingga menimbulkan bunyi.

Untuk setting dan pengencangan sekaligus rotasi ban di Uban Jaya Serpong ini biayanya sekitar Rp200.000.

Advertisement

Kemudian sekitar bulan Agustus 2021, timbul masalah di kaki-kaki soal karet yang mulai terkelupas.

Keret rack steer terkelupas sehingga rawan masuk air atau pasir. Langsung dilakukan pelapisan menggunakan kantong kresek dan cukup aman dari beberapa referensi di Grup FB KKS.

Selain itu di sebelah kanan bawah supir, stemplet mulai keluar. Jika dibiarkan akan semakin kotor dan rusak ke bagian dalam.

Karet boot longgar sehingga ada bekas stemplet keluar.

Akhirnya saya coba bawa kembali ke Uban Jaya tapi di pusatnya di Bintaro. Alasannya karena di Maruga tidak bisa spooring.

Mengapa harus spooring? Rekomendasi dari beberapa orang jika sudah melakukan perbaikan di kaki-kaki, wajib spooring supaya sumbu roda depan dan belakang tetap simetris. Jika tidak simetris risikonya ban akan botak sebelah.

Alasan itulah yang akhirnya membawa saya ke Uban Jaya Bintaro. Lokasinya juga cukup mudah ditemukan tidak jauh dari Bintaro Plaza ke arah Sektor 3.

Advertisement

Perbaikan di sini cukup lama memakan waktu kurang lebih selama 2 jam dikerjakan oleh dua orang montir yang masih remaja tapi sepertinya mereka cukup berpengalaman.

Karet boot tidak hanya diganti tapi juga dibersihkan dan menggunakan stemplet baru. Kemudian karet boot diikat dengan menggunakan kawat baja.

Diikat menggunakan kawat baja anti karat.

Salah satu kelemahan mengapa stempletnya keluar karena sebelumnya hanya diikat menggunkan kabel ties. Jika stir dipakai dengan belok tajam, bagian karet boot ini akan longgar. Sehingga wajar jika kabel ties lama-kelamaan akan longgar.

Hasil akhir setelah sebelumnya dibungkus kantong kresek warna kuning.

Hasil akhirnya cukup memuaskan. Penggantian karet boot As Roda luar kanan Rp250.000 dan penggantian Bot Long Kiri Rp150.000. Sudah termasuk ongkos pasang.

Jika mencari di marketplace, boot as roda harganya hanya Rp50.000. Jadi, ongkos pasangnya kurang lebih sekitar Rp200.000. Untuk bot long kiri raskhsteer harganya kurang lebih sektiar Rp85.000. Jadi ongkos pasangnya Rp65.000.

Harga tersebut cukup worth it mengingat jika mengganti sendiri belum tentu bisa. Lagipula Uban Jaya selalu memberikan garansi 1 tahun untuk setiap pekerjaan yang mereka lakukan. Pastikan saja nota pembayarannya masih ada ya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.